Information for Reviewer
User
Language
Visitor Statistics
 

Mediapsi Visitor Statistics

Notifications

Prasangka Mahasiswa Papua pada Etnis Jawa di Kota Malang

Klaudia Ulaan, Ika Herani, Intan Rahmawati
  Mediapsi, Vol 2, No 1 (2016),  11-18  

Abstract


Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki keragaman etnis. Keragaman ini membawa Indonesia sering dihadapkan pada berbagai permasalahan di antaranya adalah adanya prasangka. Prasangka juga berkembang pada masyarakat Papua dan Jawa. Prasangka antar kedua etnis membawa penelitian ini mengungkapkan prasangka pada mahasiswa asli Papua yang melanjutkan penelitian di kota Malang, di mana mahasiswa Papua yang memiliki prasangka harus hidup dan bersosialisasi dengan masyarakat etnis Jawa yang mendominasi kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 mahasiswa Papua yang memiliki prasangka pada masyarakat etnis Jawa. Teknik pengumpulan data adalah observasi non partisipan dan wawancara semi terstruktur. Teknik analisis menggunakan model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui sumber prasangka yang berbeda antar subjek. Hal ini dikarenakan berbedanya pengalaman dan cara pandang masing-masing subjek. Dalam tipe prasangka, dua subjek tergolong tipe aversive dan tiga subjek tergolong tipe ambivalent. Dampak prasangka yang dimiliki keempat subjek memiliki kesamaan yaitu pengucilan sosial dan adanya konflik sosial yang berbeda bentuk satu sama lainnya. Dampak prasangka pada kelima subjek juga menjelaskan adanya jarak sosial antara mahasiswa Papua dengan masyarakat etnis Jawa.

Keywords


prasangka; mahasiswa Papua; masyarakat etnis Jawa

Full Text:

PDF

References


Afiz. (2010). Indonesia Miliki 1.128 Suku Bangsa (online). http://www.jpnn. com/index.php?-mib =berita.detail& id=57455. Diunduh 5 Agustus 2012.

Ahira. (2000). Suku Jawa (online). http://www.anneahira.com/suku-jawa.htm. Diunduh 12 September 2012.

Ahmadi, A. (2007). Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.

Gerungan, W. A. (1988). Psikologi Sosial. Bandung: Eresco.

Herdiansyah, H. (2010). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Liliweri, A. (2005). Prasangka dan Konflik: Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: LkiS.

Meinarno, E. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Mendatu, A. (2007). Prasangka dalam Konflik Antar Etnik (online). http://smartpsikologi.blogspot.com/2007/08/prasangka-dalam-konflik-antar-etnik.html. Diunduh pada 5 Agustus 2012.

Myers, D. G. (1988). Social Psychology. Singapura: McGraw-Hill Book.

Puspa, T. (2011). Mbilung: Prasangka Masyarakat Jawa Transmigran terhadap Penduduk Lokal di Lampung. Skripsi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Putra, I. E. (2012). Psikologi Prasangka, Sebab, Dampak, dan Solusi. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia.

Sarwono, S. W. (2002). Psikologi Sosial: Individu dan Teori-Teori Psikologi Sosial. Jakarta: Balai Pustaka.

Sarwono, S. W. (2007). Psikologi Prasangka Orang Indonesia: Kumpulan Studi Empirik Prasangka dalam Berbagai Aspek Kehidupan Orang Indonesia (Cetakan I). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Soeboer, R. (1990). Prasangka dan diskriminasi. Jurnal Psikologi Sosial, 4(3).




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.mps.2016.002.01.2

Copyright (c) 2016 MEDIAPSI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.