Information for Reviewer
User
Language
Visitor Statistics
 

Mediapsi Visitor Statistics

Notifications

Hubungan Regulasi Diri dengan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja pada Mahasiswa Tingkat Akhir Universitas Syiah Kuala

Teuku Riki Azhari, Mirza Mirza
  Mediapsi, Vol 2, No 2 (2016),  23-29  

Abstract


Mahasiswa sebagai individu yang memasuki rentang usia dewasa memiliki tugas perkembangan yaitu bekerja dan membangun karir. Persaingan dalam mendapatkan pekerjaan menimbulkan kecemasan dalam diri mahasiswa. Individu yang memiliki regulasi diri yang tinggi dapat mengontrol perilaku dan menetapkan tujuan sehingga akan berkurang rasa cemas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Syiah Kuala. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling. Sampel penelitian ini berjumlah seratus mahasiswa yang terdiri dari angkatan 2009 sampai dengan angkatan 2012 yang sudah menyelesaikan tugas akhir (skripsi). Penelitian ini menggunakan alat ukur yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan teori Baumeister dan Heatherthon (1996) untuk regulasi diri dan teori Calhoun dan Acocela (1990) untuk kecemasan menghadapi dunia kerja. Hasil analisis data menggunakan korelasi Pearsonmenunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif dan signifikan antara regulasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Syiah Kuala (r=-0.62, p=0.00, p<0.05). Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi regulasi diri maka semakin rendah kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Syiah Kuala atau sebaliknya.



Keywords


kecemasan menghadapi dunia kerja; mahasiswa; regulasi diri

Full Text:

PDF

References


Abdurofiq, A. (2015). Menakar pengaruh masyarakat ekonomi ASEAN 2015 terhadap pembangunan Indonesia. Salam Jurnal Filsafat Dan Budaya Hukum,2(1), 249-256.

Alloy, L. B., Riskind, J. H., & Manos, M. J. (2005). Abnormal Psychology: Current Perspective (9th Edition). New York: McGraw Hill.

Azwar, S. (2013). Realibilitas dan Validitas (Edisi 4). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Baumeister, R. F., & Heatherton, T. F.(1996). Self-regulation failure: An overview. Psychological Inquiry, 7(1), 1-15.

Baumeister, R. F.,& Vohs, K. D. (2007). Self regulation, ego depletion & motivation. Social & Personality Psychology Compass, 1, 1-13.

Calhoun, J. F.,& Acocella, J. R. (1990). Psychology of Adjustment and Human Relationship. New York: McGraw-Hill.

Carver, C. S. (2004). Self-regulation of action and affect. In R. F. Baumeister & K. D.

Vohs (Eds.).Handbook of Self-Regulation: Research, Theory, and Applications (hal. 13–39). New York: Guilford Press.

Cervone, D.,& Lawrence, A. P. (2012). Kepribadian: Teori dan Penelitian (Edisi 1). Jakarta: Salemba Humanika.

Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh. (2015). Bom Waktu Pengangguran Aceh. Diakses melalui http://disnakermobduk.acehprov.go.id/informasi/117/bom-waktu-pengangguran-aceh.html.

Durand, V. M., & Barlow, D.H. (2007). Essentials of Abnormal Psychology. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fiske, S. T., & Taylor, S. E. (1991). Social Cognition. New York: McGraw Hill.

King, L.A. (2010). Psikologi Umum Sebuah Pandangan Apresiatif (Edisi 1). Jakarta : Salemba Humanika.

Klenk, M., Strauman, T. J., & Higgins, E. T. (2011). Regulatory focus and anxiety: A self-regulatory model of GAD-Depression comorbidity. Personality & Individual Differences, 50(7), 935-943.

Kowalski, R. M., & Leary, M. R. (2000). The Social Psychology of Emotional and Behavioural Problems. Washington DC: American Psychologycal Assiciation.

Lestari, W. A. (2006). Hubungan antara kepercayaan diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada mahasiswa Psikologi Universitas Islam Indonesia.Skripsi. Universitas Islam Indonesia:Yogyakarta.

Lutfa, U., & Maliya, A. (2008). Faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan pasien dalam tindakan kemoterapi di Rumah Sakit Dr.Moewardi Surakarta.Berita Ilmu Keperawatan, 1(4), 187-192.

Malau, M. T. (2014). Aspek hukum perarturan dan kebijakan pemerintah Indonesia menghadapi liberalisasi ekonomi regional: Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Jurnal Rechtsvinding: Media Pembinaan Hukum Nasional,3(2), 163-182.

Neal, D. J.,& Carey, K. B. (2005). A follow-up psychometrics analysis of the self- regulation questionnaire. National Institutes Of Health: Public Access, 19(4), 414-422.

Patton, W., Bartrum, D. A., & Creed, A. A. (2004). Gender differences for optimism, self esteem, expectations and goals in predicting career planning and exploration in adolescents. International Journal for Educational and Vocational Guidance, 4(3), 193-209.

Rodebaugh, T. L., & Heimberg, R.G. (2005). Combined treatment for social anxiety disorder. Journal of Cognitive Psychotherapy: An International Quarterly, 19, 331-345.

Rostanti, Q.,& Alamsyah, I. E. (2015, November 25). Produktivitas tenaga kerja Indonesia, Republika. Diakses melalui http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/11/25/nycpa5349-produktivitas-tenaga-kerja-indonesia-masih-kalah-dibanding-negara-lain.

Saidah, S. K. (2013). Perbedaan tingkat fear of success pada sarjana perempuan Psikologi IAIN Sunan Ampel Surabaya ditinjau dari demografi. Skripsi. IAIN Sunan Ample: Surabaya.

Sari, D. Y., & Astuti, T. P. (2014). Kecemasan menghadapi dunia kerja ditinjau dari konsep diri pada mahasiswa tingkat akhir. Empati Jurnal Karya Ilmiah S1, 1(1), 1-12.

Sugianto. (2006). Implikasi pengangguran terhadap pembangunan nasional serta strategi pemecahannya. Value Added, 2(2), 1-17.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif dan RND. Bandung: Alfabeta.

Sukidjo. (2005). Peran kewirausahaan dalam mengatasi pengangguran di Indonesia. Jurnal Ekonomia, 1(1), 17-28.

Wulandary, D. A. A. (2011). Tingkat kecemasan akan kegagalan menghadapi persaingan dunia kerja ditinjau dari jenis kelamin.Skripsi. Universitas Semarang: Semarang.




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.mps.2016.002.02.4

Copyright (c) 2016 MEDIAPSI

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.