Article Tools
Email this article (Login required)
Email the author (Login required)
About The Authors

Syakrina Alfirani Abdullah
Universitas Brawijaya
Indonesia

Departemen of Psychology

Thoyyibatus Sarirah
Universitas Brawijaya
Indonesia

Department of Psychology

Sumi Lestari
Universitas Brawijaya
Indonesia

Departement of Psychology

User
Information for Reviewer
Journal Index
Visitor Statistic
Journal Content

Browse
Notifications

Peran Perfeksionisme terhadap Strategi Coping pada Mahasiswa Tingkat Akhir

Syakrina Alfirani Abdullah, Thoyyibatus Sarirah, Sumi Lestari
  Mediapsi, Vol 3, No 1 (2017),  9-16  

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perfeksionisme terhadap strategi coping pada mahasiswa tingkat akhir. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 110 orang mahasiswa tingkat akhir FISIP Universitas Brawijaya dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisis uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dimensi self oriented perfectionism dan socially prescribed perfectionism dengan problem focused coping, namun tidak berhubungan signifikan dengan emotional focused coping. Selain itu, dimensi other oriented perfectionism tidak berhubungan signifikan baik dengan problem focused coping maupun emotional focused coping. Berdasarkan hasil analisis chi square, hanya dimensi self oriented perfectionism yang berperan dalam memprediksi problem focused coping pada mahasiswa tingkat akhir.


Keywords


mahasiswa tingkat akhir; perfeksionisme; strategi coping

Full Text:

PDF

References


Aldwin, C. M., & Revenson, T. A. (1987) Does coping help? A reexamination of the relation between coping and mental health. Journal of Personality and Social Psychology, 53(2), 337-34.

Fadillah, A. E. R. (2013). Stres dan motivasi belajar pada mahasiswa psikologi Universitas Mulawarman yang sedang menyusun skripsi. E-Journal Psikologi, 1(3), 254-267.

Folkman, S., & Lazarus, R. S. (1985). If it changes it must be a process: A study of emotion and coping during three stages of a college examination. Journal of Personality and Social Psychology, 48(1), 150-170.

Hapsari, A. D. (2004). Hubungan antara prokrakstinasi akademik dengan tingkat stres pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Hewitt, P. L., & Flett, G. L. (1991). Perfectionism in the self and social contexts: Conceptualization, assessment, and association with psychopathology. Journal of Personality and Social Psychology, 60(3), 456-470.

Hewitt, P. L., Flett, G. L., & Endler, N. S. (1995). Perfectionism, coping, and depression symptomatology in a clinical sample. Clinical Psychology and Psychoteraphy, 2(1), 47-58.

Kaviani, N., Mohammadi, K., & Zarei, E. (2014). The relationship between perfectionism and coping strategies in drug dependent men. Addict Health, 6(1-2), 45-53.

Klibert, J. J., Langhinrischen-Rohling, J., & Saito, M. (2005). Adaptive and maladaptive aspect of self-oriented versus socially prescribed perfectionism. Journal of College Student Development, 46(2), 141-156.

Larijani, R., & Besharat, M. A. (2010). Perfectionism and coping style with stress. Social and Behavioral Science, 5, 623-627.

McQueen, R. A., & Knussen, C. (2006). Introduction to Research Methods and Statistics in Psychology. London: Pearson Education Limited.

Melly. (2008). Hubungan antara kreativitas dan stres pada mahasiswa tahun pertama jurusan arsitektur Universitas Indonesia. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Depok.

Ogden, J. (2004). Health Psychology: A Textbook Third Edition. London: Open University Press.

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2007). Human Development: Perkembangan Manusia Buku II. Jakarta: Salemba Humanika.

Rafikasari, M. W. N. (2015). Hubungan antara efikasi diri dengan strategi coping pada mahasiswa yang menyusun skripsi. Naskah Publikasi. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Safaria, T. (2006). Stres ditinjau dari active coping, avoidance coping, dan negative coping. Jurnal Humanitas, 3(2), 87-93.

Santrock, J. W. (2002). Life Span Development Perkembangan Masa Hidup Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Sarafino, E. P. (2010). Health Psychology: Biopsychosocial Interaction Seventh Edition. New York: John Wiley & Sons.

Smet, B. (1994). Psikologi Kesehatan. Jakarta: Grasindo.

Tamalati, B. P. (2012). Hubungan antara trait kepribadian neuroticism dan psychological well-being pada mahasiswa tingkat akhir Universitas Indonesia. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Depok.




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.mps.2017.003.01.2

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.