Article Tools
Email this article (Login required)
Email the author (Login required)
About The Author

Hamyana Hamyana
Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian Malang
Indonesia

Department of Farming Guidance

User
Information for Reviewer
Journal Index
Visitor Statistic
Journal Content

Browse
Notifications

Motif Kerja Generasi Muda di Bidang Pertanian: Studi Fenomenologi Tentang Motif Kerja di Bidang Pertanian pada Kelompok Pemuda Tani di Kota Batu

Hamyana Hamyana
  Mediapsi, Vol 3, No 1 (2017),  34-42  

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan motif individu pemuda tani dalam keterlibatannya terhadap perubahan minat kerja generasi muda pada bidang pertanian. Metode yang dipakai dalam menguraikan rumusan masalah pada penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Objek yang diteliti adalah pemuda tani yang tergabung dalam kelompok karang taruna petani sayur dan buah di Kota Batu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat dua motif yang secara umum mendorong atau menghambat generasi muda dalam bekerja pada bidang pertanian yaitu moral–cultural base dan motif rasional-structural base. Berdasarkan motif moral-cultural base, bekerja di bidang pertanian dimaknai bukan sekadar persoalan rasional untung atau rugi, melainkan sebuah panggilan jiwa dan sebuah tanggung jawab moral yang harus diemban oleh mereka. Sedangkan berdasarkan motif rasional–structural base, bekerja di bidang pertanian dipahami sebagai sebuah pilihan di mana pilihan untuk memilih atau tidak memilih bekerja di bidang pertanian didasarkan pada seberapa besar pilihan tersebut memberikan keuntungan-keuntungan baik secara ekonomi, sosial, maupun lingkungan.


Keywords


generasi muda; motif; pertanian

Full Text:

PDF

References


Alfred, M. (1987). Principles of Economics An Introductory Volume. London: Macmillan.

Coleman, J. S. (1990). Foundations of Social Theory. London: Harvard University Press.

Creswell, J. (2010). Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed Edisi Ketiga (Terjemahan). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Lincoln, Y. S. & Guba, E. B. (1985). Naturalistic Inquery. Beverly Hills: Sage Publications.

Malian, H. A., Mardianto, S., & Ariani, M. (2004). Faktor-faktor yang memengaruhi produksi, konsumsi, dan harga beras serta inflasi bahan makanan. Jurnal Agro Ekonomi, 22(2), 119-147.

Ritzer, G., & Smart, B. (2012). Handbook Teori Sosial (Terjemahan). Bandung: Nusa Media.

Rusastra, I. W., & Supriyadi, M. (2004). Ekonomi tenaga kerja pertanian dan implikasinya dalam peningkatan produksi dan kesejahteraan buruh tani. Jurnal Litbang Pertanian, 23(3), 91-99.

Scott, J. C. (1993). Perlawanan Kaum Tani (Terjemahan). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Scott, R. W. (2008). Institutions and Organizations: Ideas and Interest. London: Sage Publication.

Supriyati, & Suryani, E. (2006). Peranan, peluang, dan kendala pengembangan agroindustri di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 24(2), 92-106.




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.mps.2017.003.01.5

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.